Rabu, 06 Januari 2016

Arsitektur Android



Secara garis besar arsitektur android dapat dijelaskan dan digambarkan sebagai berikut:

  • Application dan Widgets

Application dan Widgetsini adalah layer dimana berhubungan dengan aplikasi, di mana ketika download aplikasi kemudian lakukan instalasi dan dijalankan aplikasi. Pada layer terdapat aplikasi inti termasuk klien email, program SMS, kalender, peta, browser, kontak dan lain-lain. Semua aplikasi ditulis menggunakan bahasa pemrograman Java.

  • Application Framework

Android adalah “Open Development Platform” yaitu android menawarkan kepada pengembang atau memberi kemampuan kepada pengembang untuk membangun aplikasi yang bagus dan inovatif. Pengembang bebas untuk mengakses perangkat keras, akses informasi resources, menjalankan services background, mengatur alarm, dan menambahkan status notifications dan sebagainya. Pengembang memiliki akses penuh menuju API framework seperti yang dilakukan oleh aplikasi yang kategori inti.Arsitektur aplikasi yang dirancang supaya dengan mudah dapat menggunakan kembali komponenyang sudah digunakan (reuse).
Sehingga dapat disimpulkan Application Framework adalah layer di mana para pembuat aplikasi menggunakan pengembangan/pembuatan aplikasi yang akan dijalankan pada sistem operasi android, karena pada layer ini aplikasi dapat dirancang dan dibuat, sepeti content providers yang berupa sms dan panggilan telepon.
Komponen-komponen yang termasuk didalam Application Framework adalah sebagai berikut:
-          Views
-          Content Provider
-           Resources Manager
-          Notification Manager
-          Activity Manager

  • Libraries

Libraries adalah layer dimana fitur-fitur android berada, biasanya para pembuat aplikasi mengakses libraries untuk menjalankan aplikasinya. Berjalan di atas kernel, layer ini meliputi berbagai library C/C++ inti seperti Libe dan SSL, serta:
-          libraries media untuk pemutaran media audio dan video.
-          libraries uuntuk manajemen tampilan.
-          libraries graphics mencangkup SGL dan Open GL untuk grafis 2D dan 3D.
-          libraries SQLite untuk dukungan database.
-          libraries SSL dan WebKit terintegrasi dengan web browser dan security.
-          libraries LiveWebcore mencangkup modernweb browser dengan engine embedded web view.
-          libraries 3D yang mencangkup implementasi OpenGL ES 1.0 APT’s

  • Anroid Run Time

Layer yang membuat aplikasi android dapat dijalankan dimana dalam proses menggunakan implementasi Linux. Dalvik Virtual Machine merupakan mesin yang membentuk dasar kerangka aplikasi android. Android Run Time dibagi menjadi dua bagian yaitu:
-          Core Libraries
Aplikasi android yang dibangun dalam bahasa Java, sementara Dalvik sebagai virtual mesinnya bukan Virtual Machine Java, sehingga diperlukan sebuah libraries yang berfungsi untuk menerjemahkan bahasa java/C yang ditangani oleh Core Libraries.
-          Dalvik Virtual Machine
Virtual mesin yang berbasis register dapat dioptimalkan untuk menjalankan fungsi-fungsi secara efisien, di mana merupakan pengembangan yang mampu membuat linux kernel untuk melakukan threading dan manajemen tingkat rendah.
·         Linux Kernel
Linux Kernel adalah layer dimana inti dari sistem operasi pada android berada.Berisi file-file system yang mengatur sistem processing, memory resouces, drivers, dan sistem-sistem operasiandroid lainnya. Linux Kernel yang digunakan android adalah linux kernel release 2.6. untuk mempelajari Linux Kernel dapat mengunduh pada situs https://www.kernel.org/. 
Gambar Arsitektur Android

Tidak ada komentar:

Posting Komentar