Rabu, 06 Januari 2016

Definisi J2ME Wireless Toolkit

Java2MicroEdition (J2ME) merupakan sebuah kombinasi yang terbentuk antara sekumpulan interface java atau Java API (Application Programming Interface) dengan JVM (Java Virtual Machine) yang didesain khusus untuk alat(device), yaitu JVM dengan ruang yang terbatas. Kombinasi tersebut kemudian digunakan untuk melakukan pembuatan aplikasi-aplikasi yang dapat berjalan diatas alat (dalam hal ini mobile device).
Bagian-bagian didalam platform J2ME dapat dilihat dalam gambar berikut:
Paket-paket Opsional
Paket-paket opsional merupakan paket-paket tambahan yang dibutuhkan oleh aplikasi sehingga pada saat proses perancangan paketpaket tersebut perlu didistribusikan juga sebagai bagian dari aplikasi bersangkutan.

Profil
Profile merupakan bagian perluasan dari konfigurasi. Profile akan membantu secara fungsional yaitu dengan menyediakan kelas-kelas yang tidak terdapat dilevel konfigurasi. Contoh profile yang disediakan SunMicrosystems yaitu MIDP.

Konfigurasi
Berisi JVM dan beberapa library kelas lainnya. JVM disini berbeda dengan JVM pada J2SE. JVM pada J2ME didesain khusus untuk alat. Terdapat dua buah konfigurasi yang disediakan oleh SunMicrosystems, yaitu CLDC dan CDC (Connected Device Configuration). Targe talat dari konfigurasi CLDC seperti handphone, pager, PDA.


Definisi IBM Worklight



Ketika geliat para pengembang aplikasi mobile menentukan pilihannya untuk membuat aplikasi hybrid, IBM menawarkan solusi berupa framework untuk membuat aplikasi hybrid yaitu IBM worklight. Menurut IBM Worklight adalah platform aplikasi mobile, perangkat lunak yang memungkinkan pengembangan dan pemeliharaan aplikasi lintas platform.menjelaskan bahwa IBM Worklight terdiri dari beberapa komponen yaitu:
1.      Worklight Studio
Merupakan tools yang digunakan untuk membuat aplikasi hybrid dengan kemampuan untuk pengoptimalan aplikasi untuk setiap perangkat.
2.      Worklight Server
Merupakan server yang berfungsi untuk notifikasi terpadu, runtime, manajemen version, keamanan, integrasi dan delivery.
3.      Worklight Komponen Runtime
Library dan API klien yang luas yang mengekspos antarmuka dengan fungsionalitas perangkat asli.
4.      Worklight Console
Konsole berbasis web untuk analisa secara realtime dan kontrol terhadap aplikasi mobile dan infrastrukturnya.
Ada empat komponen penting yang telah dipaparkan diatas, empat komponen diatas merupakan komponen core dari IBM Worklight. Alur arsitektur dari sistem kerja keempat komponen diatas dalam worklight. Worklight studio menyediakan fitur sebagai berikut :
1.      Pengolahan HTML5, aplikasi hybrid, kode native
2.      Optimization Framework
3.      Sdk perangkat yang terintegrasi.
4.      Third Party Library Integration
5.      Build Engine untuk iOS sdk, Android sdk, Blackberry sdk,dan Windows Phone sdk.
Melalui worklight studio kode yang sudah di build oleh worklight studio jika dilakukan runtime maka akan dijalankan dalam worklight server, yang kemudian akan dilanjutkan ke komponen runtime dari worklight yang kemudian akan dikembalikan lagi kepada worklight server untuk kemudian diakses dari worklight console. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini yang menjelaskan bagaimana aliran kerja dari masing-masing komponen yang ada dalam worklight.
 
 

Arsitektur komponen IBM Worklight 


Struktur projek dari worklight terdiri empat komponen penting yaitu:
1.      common
Resource yang bertindak sebagai basis untuk environment yang dioptimalkan.Disinilah tempat yang digunakan untuk aplikasi inti dari seluruh platform.
2.      lib
Direktori tempat untuk third party library yang akan digunakan dalam projek.
3.      Js (File Javascript)
Direktori untuk meletakkan file javascript yang akan digunakan dalam projek.
4.      MyApp.html atau index.html
File html yang dikonfigurasi menjadi main file dan akan diakses pertama kali oleh aplikasi.
5.      application-descriptor.xml
berisikan referensi ke file main, deklarasi authentikasi, url aplikasi worklight, referensi untuk spesifik environment.