Ketika
geliat para pengembang aplikasi mobile menentukan pilihannya untuk membuat
aplikasi hybrid, IBM menawarkan
solusi berupa framework untuk membuat aplikasi hybrid yaitu IBM worklight. Menurut IBM Worklight adalah platform aplikasi
mobile, perangkat lunak yang memungkinkan pengembangan dan pemeliharaan
aplikasi lintas platform.menjelaskan bahwa IBM Worklight terdiri dari beberapa
komponen yaitu:
1. Worklight
Studio
Merupakan tools yang
digunakan untuk membuat aplikasi hybrid dengan
kemampuan untuk pengoptimalan aplikasi untuk setiap perangkat.
2. Worklight
Server
Merupakan server yang
berfungsi untuk notifikasi terpadu, runtime, manajemen version, keamanan,
integrasi dan delivery.
3. Worklight
Komponen Runtime
Library
dan API klien yang luas yang mengekspos antarmuka
dengan fungsionalitas perangkat asli.
4. Worklight
Console
Konsole berbasis web
untuk analisa secara realtime dan kontrol terhadap aplikasi mobile dan
infrastrukturnya.
Ada
empat komponen penting yang telah dipaparkan diatas, empat komponen diatas
merupakan komponen core dari IBM
Worklight. Alur arsitektur dari sistem kerja keempat komponen diatas dalam
worklight. Worklight studio menyediakan fitur sebagai berikut :
1. Pengolahan
HTML5, aplikasi hybrid, kode native
2. Optimization
Framework
3. Sdk
perangkat yang terintegrasi.
4. Third
Party Library Integration
5. Build
Engine untuk iOS sdk, Android sdk, Blackberry sdk,dan Windows Phone sdk.
Melalui
worklight studio kode yang sudah di build
oleh worklight studio jika dilakukan runtime maka akan dijalankan dalam
worklight server, yang kemudian akan dilanjutkan ke komponen runtime dari
worklight yang kemudian akan dikembalikan lagi kepada worklight server untuk
kemudian diakses dari worklight console. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat
pada gambar dibawah ini yang menjelaskan bagaimana aliran kerja dari
masing-masing komponen yang ada dalam worklight.
Arsitektur
komponen IBM Worklight
Struktur
projek dari worklight terdiri empat komponen penting yaitu:
1.
common
Resource
yang bertindak sebagai basis untuk environment
yang dioptimalkan.Disinilah tempat yang digunakan untuk aplikasi inti dari
seluruh platform.
2.
lib
Direktori
tempat untuk third party library yang
akan digunakan dalam projek.
3.
Js
(File Javascript)
Direktori
untuk meletakkan file javascript yang akan digunakan dalam projek.
4.
MyApp.html
atau index.html
File
html yang dikonfigurasi menjadi main file dan akan diakses pertama kali oleh
aplikasi.
5.
application-descriptor.xml
berisikan
referensi ke file main, deklarasi authentikasi, url aplikasi worklight,
referensi untuk spesifik environment.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar