Activities
Suatu
activity akan menyajikan user interface (UI) kepada pengguna, sehingga pengguna
dapat melakukan interaksi. Sebuah aplikasi android bisa jadi hanya memiliki
satu activity, tetapi umumnya aplikasi memiliki banyak activity tergantung pada
tujuan aplikasi dan desain dari aplikasi tersebut. Satu activity akan dipakai
untuk menampilkan aplikasi atau yang bertindak sebagaiuser interface (UI) saat aplikasi diperlihatkan kepada user. Untuk
pindah satu activity ke activity lain dapat melakukannya dengan satu even.
Misalnya click tombol, memilih opsi atau menggunakan triggers tertentu. Secara
hirarki sebuah windows activity
dinyatakan dengan method Activity.setContentView().Content View adalah objek yang berada
pada root hirarki.
Services
Service
tidak memiliki Graphics User Interface
(GUI), tetapi service berjalan secara background, sebagai contoh dalama
memainkan musik, service mungkin memainkan musik atau mengambil data dari
jaringan, tetapi setiap service harus berada dalam kelas induknya. Misalnya,
media player sedang memutar lagu dari list yang ada maka aplikasi akan memilih
dua atau lebih activity yang memungkinkan user untuk memilih lagu misalnya
menulis smssambil memainkan player yang sedang berjalan. Untuk menjaga music
tetap di jalankan, activity player dapat menjalankan service. Service dijalankan
pada thread utama dari proses aplikasi.
Broadcast
Receiver
Berfungsi
dalam menerima dan bereaksi untuk menyampaikan notifikasi. Contoh broadcast
seperti notifikasi zona waktu berubah, baterai low, gambar telah selesai
diambil oleh camera, atau perubahan referensi bahasa yang digunakan. Aplikasi
juga dapat menginisiasi broadcast misalnyamemberikan informasi pada aplikasi
lain bahwa ada data yang telah diunduh ke perangkat dan siap untuk digunaka.
Broadcast
receiver tidak memiliki user interface (UI), tetapi memiliki sebuah activity
untuk merespon informasi atau mungkin menggunakan Notification Manager untuk memberitahukan kepada pengguna, seperti
lampu latar atau vibrating (getaran) perangkat dan lain sebagainya.
Content
Provider
Berfungsi
untuk membuat kumpulan aplikasi data secara spesifiksehingga bisa digunakan
oleh aplikasi lain. Data disimpan dalam file sistem seperti database SQLite. Content Provider menyediakan cara untuk
mengakses data yang dibutuhkan oleh suatu activity, misalnya ketika kita
menggunakan aplikasi yang membutuhkan peta (Map) atau aplikasi yang membutuhkan
untuk mengakses data kontak dan navigasi maka disini fungsi Content Providerberguna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar