Rabu, 06 Januari 2016

Fundamental Aplikasi Android



Activities
Suatu activity akan menyajikan user interface (UI) kepada pengguna, sehingga pengguna dapat melakukan interaksi. Sebuah aplikasi android bisa jadi hanya memiliki satu activity, tetapi umumnya aplikasi memiliki banyak activity tergantung pada tujuan aplikasi dan desain dari aplikasi tersebut. Satu activity akan dipakai untuk menampilkan aplikasi atau yang bertindak sebagaiuser interface (UI) saat aplikasi diperlihatkan kepada user. Untuk pindah satu activity ke activity lain dapat melakukannya dengan satu even. Misalnya click tombol, memilih opsi atau menggunakan triggers tertentu. Secara hirarki sebuah windows activity dinyatakan dengan method Activity.setContentView().Content View adalah objek yang berada pada root hirarki.
Services
Service tidak memiliki Graphics User Interface (GUI), tetapi service berjalan secara background, sebagai contoh dalama memainkan musik, service mungkin memainkan musik atau mengambil data dari jaringan, tetapi setiap service harus berada dalam kelas induknya. Misalnya, media player sedang memutar lagu dari list yang ada maka aplikasi akan memilih dua atau lebih activity yang memungkinkan user untuk memilih lagu misalnya menulis smssambil memainkan player yang sedang berjalan. Untuk menjaga music tetap di jalankan, activity player dapat menjalankan service. Service dijalankan pada thread utama dari proses aplikasi.
Broadcast Receiver
Berfungsi dalam menerima dan bereaksi untuk menyampaikan notifikasi. Contoh broadcast seperti notifikasi zona waktu berubah, baterai low, gambar telah selesai diambil oleh camera, atau perubahan referensi bahasa yang digunakan. Aplikasi juga dapat menginisiasi broadcast misalnyamemberikan informasi pada aplikasi lain bahwa ada data yang telah diunduh ke perangkat dan siap untuk digunaka.
Broadcast receiver tidak memiliki user interface (UI), tetapi memiliki sebuah activity untuk merespon informasi atau mungkin menggunakan Notification Manager untuk memberitahukan kepada pengguna, seperti lampu latar atau vibrating (getaran) perangkat dan lain sebagainya.
Content Provider
Berfungsi untuk membuat kumpulan aplikasi data secara spesifiksehingga bisa digunakan oleh aplikasi lain. Data disimpan dalam file sistem seperti database SQLite. Content Provider menyediakan cara untuk mengakses data yang dibutuhkan oleh suatu activity, misalnya ketika kita menggunakan aplikasi yang membutuhkan peta (Map) atau aplikasi yang membutuhkan untuk mengakses data kontak dan navigasi maka disini fungsi Content Providerberguna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar